SHOUTBOX

Polls
Menurut anda, apakah web ini bagus?
 
Featured Links:
Baner
Baner
Baner
Menggenggam Trisakti Kemerdekaan dalam Hari Kebangkitan Nasional PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Ontin   

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 21 Mei menjadi titik tolak perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih identitas kebangsaannya. Namun, makna Harkitnas itu terasa belum lengkap tanpa Trisakti Kemerdekaan. Apakah Trisakti kemerdekaan itu, dan bagaimana keterkaitan antara kearifan lokal dan globalisasi dalam Harkitnas? Mengenai hal ini, Bapak Drs Djoko Pitoyo, dosen fakultas Filsafat UGM akan memberikan opininya.


Menurut Anda, apa arti kebangkitan nasional secara lebih dalam?

Makna kebangkitan nasional pada awalnya ialah kesadaran diri bangsa Indonesia bahwa mereka telah hidup bersama dalam kesamaan historis dan perasaan senasib sepenanggungan. Kesadaran itu kemudian menjadi penggugah untuk bersama bangkit berdiri tegak unjuk identitas atau unjuk jatidiri, sebagaimana bangsa-bangsa lain yang telah eksis di muka bumi ini.


Bagaimana pemaknaan Harkitnas pada masa sekarang, apakah masih tetap sama?

Kini, nilai-nilai Harkitnas selayaknya dijadikan cermin bagi setiap komponen bangsa untuk tetap memelihara kesadaran kebangsaan. Itu dilakukan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks hidup bersama. Jatidiri bangsa haruslah tetap dijaga harkat dan martabatnya. Janganlah kita menjadi “bangsa sudra” di muka bumi.


Apa yang sebaiknya dilakukan bangsa Indonesia dalam menghadapi globalisasi dunia?

Globalisasi cenderung mendesakkan “penyeragaman paksa” pada banyak aspek kehidupan. Ini harus dilawan dengan kekayaan kearifan dan kecerdasan lokal (local wisdom and local genius) yang kita miliki. Kita tidak perlu kecil hati atau minder, kita memiliki banyak kehebatan yang tidak dimiliki bangsa lain. Hanya saja, acapkali kita keblinger dengan apa pun yang berbau “luar”, seperti sekolah, gaya hidup, cara hidup,  intelektualitas, bahkan moralitas.


Menurut Anda, bagaimana cara yang seharusnya dilakukan oleh bangsa Indonesia, mahasiswa pada khususnya, untuk memperingati kebangkitan nasional?

Bangsa Indonesia, lebih-lebih orang muda, terlebih lagi mahasiswa, dalam memperingati Harkitnas, hal pertama yang harus dilakuakan ialah mencintai dan bangga pada jati diri bangsa Indonesia. Hal kedua, introspeksi. Apa yang telah dan sedang dilakukan untuk kebesaran dan keagungan bangsa ini? Cetaklah prestasi, tunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia layak menjadi bangsa terhormat karena martabatnya dijaga dengan karya dan moralitas yang terpuji. 

Dalam konteks kebangsaan lebih luas, ingatlah wasiat Bung Karno. Bangsa ini akan tegak berdiri, merdeka dalam kesejatiannya, bila bangsa Indonesia telah menggenggam Trisakti Kemeredekaan. Yaitu, berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional dalam bidang kebudayaan. Nah, anak muda, mari kita introspeksi diri, sudahkah kita capai Trisakti itu?